Cari

Halo Walo !

"Every Artwork's have their own story"

Malam ini tak ada rencana yang terjadwal, Kuputuskan untuk diam dikamar, Menarik dan menghembuskan nafas sambil menatap layar layar yang menampilkan cerita fiktif tentang seseorang yang dihantui makhluk tak kasat mata dirumahnya sendiri Dengan pengeras suara berukuran kecil yang kupakaikan... Continue Reading →

The 7th Floor.

Enam utas kawat tipis namun tajam Yang direnggangkan dan diberi jarak untuk menambah harmonisasi menghasilkan suara suara merdu nan tajam cukup tenang membuat beberapa orang terileksasi Sambil bersenandung ria di lantai tujuh sebuah gedung perkuliahan bersenda gurau dan bercanda tawa... Continue Reading →

Who?

Malam itu dia terlelap dalam pulas. Dalam pulasnya dia terlihat puas seolah membalas rasa lelah di awal hari. Bekerja penuh konsentrasi menggerakkan pena digital yang membentuk gambar gambar yang indah dan sedap dipandang mata. Baru sebentar, dia akhirnya terbangunkan oleh... Continue Reading →

Laughing in sadness.

Hitam. Berdiri diam disudut ruang kosong. Memegang seikat mawar hitam Berbau tapi tak menyengat. Berwarna namun gelap. Gadis setengah usia berambut sebahu. Tertawa namun menangis.

Afternoon in the Lib.

Senja itu, Yang terdengar hanya suara angin dan hembusan nafas. Terdiam dan menitik fokuskan pandangan pada sebaris kata Di lembar ketiga belas. Tak ada siapa siapa, Cuman seorang pustakawan paruh baya Duduk tenang dan setia terdiam dibalik mejanya Yang sudah... Continue Reading →

The moving shadow.

Jam sudah larut, kami masih terjaga ditempat kita bekerja dan mencari nafkah obrolan ringan yang tadinya membawa tawa, menjadi obrolan yang berat karena terbawa suasana. Sudah hampir jam 3:00 kami masih melanjutkan cerita cerita-cerita dari jaman kuliah, yang sedikit seram... Continue Reading →

The Girl who always watching me behind the closet.

Minggu pertama menempati kamar baru Suasana yang masih teramat asing Menghirup debu debu dibalik furnitur yang sudah lanjut usia Memaksakan diri menerobos gerbang bawah sadar Yang belum bisa kutembus walau sudah lelah raga "Butuh waktu untuk beradaptasi." Kataku dalam hati.... Continue Reading →

Blindness into the silent.

Kadang ia menampakkan diri, Kadang ia bersembunyi. Kadang ia bersuara, Kadang ia diam membisu. Percayalah, Dia akan membuka mata kita disaat hening dan sunyi Saat tak ada suara yang terdengar Kecuali hembusan nafas kita sendiri Hanya untuk menyampaikan Dia ada.

Let me close my eyes for a while…

Siang yang sama Panas terik menyilaukan tatap Ketika Matahari berada tepat diatas kepala Semua mengisi daya nafsunya Siang itu Dia merasa sangat lelah Seolah semesta berputar mengelilingi kepalanya Bersandar ditumpukkan kertas dan kardus usang Yang menggunung dibelakang realita Menghabiskan sebatang... Continue Reading →

WordPress.com.

Atas ↑